Home Kuala Kapuas Kepala Kejaksaan Negeri Kapuas Pimpin Rapat Koordinasi Pembentukan Tim PAKEM

Kepala Kejaksaan Negeri Kapuas Pimpin Rapat Koordinasi Pembentukan Tim PAKEM

106
0
SHARE

    Kapuas- Kejaksaan Negeri Kapuas menggelar rapat koordinasi pembentukan Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (Tim PAKEM) Kabupaten Kapuas, di kafe Holic Kitchen, Selasa (1/10). Rapat dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri Kapuas Komaidi, SH, selaku Ketua tim dan diikuti oleh Kasi Intelijen Mauladi, SH, MH, selaku Wakil Ketua dan masing-masing anggota tim dari unsur Kodim 1011/ Kuala Kapuas, Polres Kapuas, Badan Kesbangpol Kab. Kapuas dan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kapuas serta tokoh agama, masyarakat dan awak media.

    Pembentukan Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) Kabupaten Kapuas yang sekretariatnya berada di kantor Kejari Kapuas tersebut dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kejaksaan Negeri Kapuas Nomor: KEP-03/O.2.12/Dsb tanggal 1 Oktober 2019.

    Bahwa dalam kegiatan tersebut disampaikan sebagai pelaksanaan dari pasal 2 ayat (1) Penetapan Presiden Republik Indonesia Nomor 1/PNPS tahun 1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan atau Penodaan Agama, pasal 30 ayat (3) huruf d Undang Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI dan Peraturan Jaksa Agung RI Nomor : PER-019/A/JA/09/2015 tentang Tim koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat yang merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan kewenangan Kejaksaan di bidang ketertiban dan ketentraman umum untuk turut melakukan pengawasan terhadap ajaran atau faham aliran kepercayaan masyarakat dan aliran keagamaan yang meresahkan masyarakat karena diindikasikan menyimpang atau sesat dan atau menodai, menghina atau merendahkan satu aliran kepercayaan masyarakat atau suatu agama, dapat menimbulkan rasa kebencian/permusuhan dalam masyarakat serta dapat merusak/mengganggu kerukunan umat beragama.

    “Pembentukan Tim PEKAT bertujuan untuk menjaga ketertiban di masyarakat, demi kepentingan umum,” jelas Komaidi.

    Komaidi menambahkan, Tim PEKAT hadir untuk.mendeteksi riak-riak di masyarakat, jika ada aliran yang menyebarkan kebencian bisa ditangani secara dini. “Mencegah hal-hal kecil menjadi besar dan malah merugikan kita semua. Dan kita menangani dengan sangat hati-hati dan persuasif. Karena masalah aliran sangat sensitif, jadi tim ini akan mengkaji lebih dalam persoalan dan penanganannya,” tutupnya.(ROM)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here