Home Lintas Kalteng Kabut Asap Makin Pekat, ISPA Hantui Warga Kotim

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA Hantui Warga Kotim

81
0
SHARE

    Kotawaringin Timur- Polres Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, memproses enam kasus kebakaran lahan yang terjadi di Bumi Habaring Hurung.

    Dampak kerbakaran lahan yang telah menghanguskan ratusan hektare membuat kabut asap makin pekat di Kota Mentaya tersebut.

    Kebakaran lahan di Kalimantan Tengah hingga Kamis (8/8) masih terus terjadi, bahkan terus meluas sehingga mengakibatkan kabut asap tebal yang menyelimuti Kota Mentaya tersebut. Dampaknya, mulai terasa bagi warga Sampit, yang mulai terserang infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

    Ini kemudian, ditindaklanjuti Poltlres se Kalteng dengan melakukan penindakan lebih tegas terhadap para pembakarahan lahan dengan cara memproses hukum terhadap para pembakar lahan yang membawa dampak pada menebalnya kabut asap yang mengotori udara Sampit dan Palangkaraya.

    Pantauan di Palangkaraya dan Sampit, kondisi kabut asap semakim tebal, karena semakin maraknya kejadian kebakaran lahan, bahkan sudah mengakibatkan udara Palangkaraya dan Sampit menjadi tercemar dan laporan dari Indeks Standar Pencemaran Udara saat ini status udara di Palangkaraya sudah tidak sehat.

    Kapolres Kotawarngin Timur AKBP Mohammad Rommel, mengatakan, pihaknya memproses sebanyak enam kasus pembakaran lahan di Kotim.”Ada enam kasus pembakaran Lahan yakni empat kasus dalam proses sidik dan dua kasus dal proses lidik di wilayah Kotawaringin Timur,” ujarnya.

    Menurut dia, pihaknya bertindak tegas karena saat ini dilarang membakar lahan sesuai dengan Pasal 187 ayat 1 KUHP dan atau Pergub Kalteng Nomor 5 thn 2003, tentang pengendalian hutan dan lahan Pasal 125 ayat (1), a.barang siapa, b.dengan sengaja, c.menimbulkan kebakaran menyebabkan bahaya bagi orang lain dengan ancaman 12 tahun penjara.(RED)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here