Home Kalteng 24 Jam Satu Keluarga Pengedar Sabu di Katingan Dicokok Polisi

Satu Keluarga Pengedar Sabu di Katingan Dicokok Polisi

181
0
SHARE

    Katingan- Tiga orang yang diduga sebagai pengedar sabu di Kabupaten Katingan diamankan pihak berwajib. Ketiga orang tersebut diinformasikan adalah satu keluarga.

    Kapolres Katingan AKBP E Dharma B Ginting melalui Kasatresnarkoba Iptu M Yosep Sukmawijaya, Kamis (27/6) membenarkan pihaknya telah mengamankan tiga orang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu, itu adalah satu keluarga.

    Menurutnya, penangkapan tiga orang tersebut berlangsung di Jalan Pembangunan RT 26 Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir pada Selasa, 25 Juni 2019 sekitar pukul 23.00 Wib.

    Tiga orang tersangka itu, yakni RU (23), HJS (24) dan RH (27). Anggota yang dilibatkan meringkus tiga tersangka pengedar sabu ini dari personel Satres Narkoba dan Satreskrim.

    Kasatresnarkoba Iptu M Yosep Sukmawijaya mengatakan, satu keluarga tersebut terdiri dari suami, istri dan adik. Ketiganya ditangkap di rumah RU di Kereng Pangi Desa Hampalit.

    “Mereka merupakan penjual dan kurir narkotika jenis sabu,” sebut Kasatres Narkoba Iptu M Yosep Sukmawijaya.

    Salah seorang tersangka berinisial RU merupakan ibu rumah tangga, sekaligus istri dari HJS dan adik dari tersangka RH.

    Kronologis penangkapan ketiganya bermula dari informasi warga yang mengatakan di rumah RU sering dijadikan tempat untuk pesta Narkotika.

    Berbekal informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenarannya. Setelah dipastikan, para pelaku sedang berada di rumah, polisi langsung melakukan penggerebekan dan penggeledahan di rumah tersebut.

    “Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu, selanjutnya para pelaku kami bawa ke Mapolres Katingan,” katanya.

    Kasat menambahkan, penangkapan RU dan HJS merupakan pengembangan dari pengakuan RH, bahwa barang tersebut milik tersangka RU. RH sendiri adalah  kakak kandung dari RU.

    “Sangat jelas sekali mereka ini merupakan satu keluarga yang menjadi bandar Narkotika di  Desa Hampalit,” lanjutnya.

    Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa tiga paket sabu dengan berat kotor 0,63 gram, 19 buah pipet kaca, 10 buah plastik klip kosong, sebuah bong yang masih terdapat sabu, uang tunai Rp 450 ribu dan ponsel.

    “Ketiga pelaku kami kenakan pasal 114 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 1 Jo pasal 132 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 tahun,” pungkas Kasatres Narkoba.(AJS)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here