Home Kalteng 24 Jam Sempat Mabuk Bareng, Fadli Tewas Dipukul dan Ditusuk, Jasadnya pun Dibuang ke...

Sempat Mabuk Bareng, Fadli Tewas Dipukul dan Ditusuk, Jasadnya pun Dibuang ke Sungai Kapuas

55
0
SHARE

    Kapuas- Kasus pembunuhan Fadli Rahman (23) warga Jalan Tambun Bungai Kecamatan Selat, yang jenazahnya ditemukan di Desa Tamban Selatan pada Rabu (21/2) berhasil diungkap kepolisian. Polisi trlah menetapkan enam orang tersangka yakni HS (21), MH (18), LP (24), MN (17), PS (23), JS (22).

    Kejadian berawal pada Senin (18/2), sekitar pukul 00.30 WIB, saat itu para pelaku beserta korban sama-sama mengkonsumsi minuman keras, jenis ciu dan topi miring di rumah salah satu tersangka PS di Jalan Mahakam Gg V, Kelurahan Selat Tengah, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas.
    Saat itu korban kepada JS mengeluarkan perkataan dengan ucapan menantang.

    “JS yang mendengar perkataan korban, tersinggung dan langsung mengajak keluar rumah untuk berkelahi di depan rumah Putra,” beber Kasat Reskrim Kapuas, AKP Ahmad Budi Martono, didampingi Kapolsek Selat Iptu Johari Fitri Casdy, saat menggelar pers rilis kepada awak media, Minggu (24/2) sore.

    Setelah itu, lanjut Budi, korban dan JS berkelahi di depan pintu rumah,dan korban pada saat itu memegang senjata tajam jenis keris. Melihat korban membawa senjata tajam, teman-teman JS ini spontan mengeroyok korban, dengan cara memukul kepala korban menggunakan tangan kosong.

    “Pukulan itu mengenai kepala bagian belakang dan samping kiri dan kanan, serta PS menusuk badan korban sebanyak tiga kali, dan tusukan itu mengenai pinggang sebelah kanan. Karena kalah jumlah dan mendapat banyak pukulan dan tusukan, akhirnya korban meninggal dunia di tempat,” jelasnya.

    Selanjutnya PS dan HS mengambil sepeda motor korban untuk membawa menuju Jembatan Pulau Petak dan kemudian korban dilemparkan ke sungai dari atas jembatan itu. Sepeda motor korban dibuang ke bawah jembatan Barasau,Kelurahan Mambulau.

    Keenam tersangka berhasil diringkus tim gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Kapuas, pada tiga lokasi berbeda. Penangkapan terhadap tersangka dengan tenggat waktu dari tanggal 21-22 Februari.
    Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap para tersangka motifnya spontanitas saja.

    Atas Kejadian tersebut para pelaku dijerat dengan pasal 338 juncto pasal 170 ayat (2) atau (3e) KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.(ROM)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here