Home Kuala Kapuas Sarana dan Prasarana Masih Minim, Kapuas Belum Maksimal Kelola Sampah

Sarana dan Prasarana Masih Minim, Kapuas Belum Maksimal Kelola Sampah

46
0
SHARE

    Kapuas- Pengelolaan sampah di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, dinilai masih sangat minim. Padahal, setiap kepala keluarga dipungut retribusi untuk sampah senilai Rp2 ribu. Nyatanya, dana yang terkumpul tak bisa menutupi biaya pengelolaan sampah selama sebulan.

    “Yang dibayar setiap bulannya terlampir bersama rekening PDAM tidak mencukupi untuk penanganan biaya operasional sampah. Untuk Kapuas penanganan sampah dalam per harinya 30 ton sampah,” tutur Ahmad Isnaeni, Kabid Pertamanan dan Kebersihan Dinas PUPRPKP, Kamis (21/2).

    Setiap kegiatan pengelolaan sampah itu, butuh biaya untuk pengangkatan Rp120 ribu,
    Controlled landfill Rp100 ribu, Pengomposan Rp40 ribu.

    Untuk di setiap penanganan ton sampah, jika dibandingkan dengan daerah lain,
    Kuala Kapuas ini sangat minim sarana operasional pengelolaan sampah. “Kita hanya memiliki 6 buah dump truck, 1 unit truck amrol untuk pengangkut bak sampah,4 buah Tossa,” paparnya.

    Sarana dan prasarana yang ada tentunya tidak sebanding dengan keluasan kota Kapuas. Meskipun petugas kebersihan rutin setiap harinya bekerja mulai pagi harinya hingga siang hari.

    ” Ini menjadi perhatian kepada masyarakat Kapuas. Mereka harus membangun kesadaran membuang sampah pada tempatnya dan tepat waktu. Lebih baik bisa mengelola sampah di lingkungan masing-masing,” tutup Ahmad.(ROM)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here