Home Kalteng 24 Jam Tenggak Miras Oplosan, 5 Warga Kapuas Meregang Nyawa

Tenggak Miras Oplosan, 5 Warga Kapuas Meregang Nyawa

49
0
SHARE

    Kapuas- Dalam sehari, lima orang di Kabupaten Kapuas tewas diduga akibat menenggak minuman keras (miras) oplosan di sejumlah tempat berbeda.

    Dua warga Kecamatan Dadahup yakni Yongki (32) dan Fadli (38) diduga menenggak miras oplosan dan berujung tewas.

    Kapolsek Kapuas Murung Ipda Subandi, membenarkan peristiwa ini. “Beberapa kali melakukan imbauan baik di sekolah-sekolah maupun langsung di masyarakat tentang dampak buruk dari miras oplosan. Tapi korban tetap saja terulang. Kami akan terus mengintensifkan sosialisasi tersebut,” jelasnya.

    Peristiwa serupa ternyata juga terjadi di wilayah hukum Polsek Kapuas Hilir. Di mana tiga orang meregang nyawa karena diduga pesta miras oplosan.

    Adapun ketiga korban yakni IR (21), SM (21), dan AM (23). Mereka merupakan warga Kelurahan Mambulau.

    Kapolsek Kapuas Hilir Iptu Siti Rabiyatul Adawiyah menuturkan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat bahwa ada warga Mambulau yang meninggal dunia lantaran di duga menenggak miras oplosan.

    Kronologis kejadian bermula ketika ketiga korban mendatangi rumah kosong di Gang Karya, Kelurahan Mambulau pada Senin (28/1) sekitar pukul 21.00 WIB.

    “Ketiga korban diperkirakan dan diduga minum minuman keras oplosan yang terdiri dari alkohol 70% yang dicampur dengan minuman energi kuku bima di rumah kosong tersebut,” ungkap Iptu Siti kepada wartawan, Rabu (30/1).

    “Dugaan mengenai ketiga korban mengonsumsi benda tersebut karena di sekitar rumah kosong banyak ditemukan botol bekas alkohol 70 persen dan bungkus minuman energi kuku bima,” lanjutnya.

    Kemudian pada Selasa (29/1) para korban mengalami sakit perut, muntah-muntah, dan sakit kepala. Kemudian dibawa ke RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. Namun nyawa ketiganya tidak tertolong lagi dan meninggal dunia pada Rabu (30/1).(ROM)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here