Home Lintas Kalteng Air Laut Surut, Warga di Pantai Kubu Resah

Air Laut Surut, Warga di Pantai Kubu Resah

1814
0
SHARE

    Kotawaringin Barat- Warga Desa Kubu dibuat hebih dengan surutnya air laut sejauh 700 meter dari bibir pantai. Mereka khawatir akan terjadinya bencana tsunami yang belakangan ini menimpa sejumlah wilayah di Indonesia.

    “Baru pertama ini kejadian surutnya air laut jauh dari bibir pantai. Banyak warga yang khawatir akan terjadinya tsunami,” jelas Maimunah, warga pantai Kubu.

    Untuk menjelaskan fenomena tersebut, poroskalteng.com menanyakan langsung kepada pihak BMKG Iskandar Pangkalan Bun. Menurut Rangga Setya P, prakirawan BMKG, bahwa fenomena alam yang terjadi di tempat wisata pantai Kubu dan sekitarnya merupakan fenomena alam biasa dan tidak akan terjadi kejadian khusus.

    “Sesuai dengan keadaan yang dirilis oleh Stasiun Meteorologi Tanjung Mas Semarang. Jadi mengapa terjadi surut itu, karena pengaruh kegiatan astronomi antara bumi dan bulan, ketika jarak bumi dan bulan jauh maka air laut akan surut, dan sebaliknya jika jarak antara bumi dan bulan dekat maka air laut akan pasang, itu terjadi 1 kali dalam 24 jam. Terkait dengan Supermoon di mana bulan terlihat lebih besar dari ukuran normal, bulan yang jaraknya 356.800 kelometer dari bumi berada pada titik terdekatnya, seharusnya air laut naik,” jelas Rangga.

    Kami imbau masyarakat Kotawaringin Barat khususnya warga Desa Kubu jangan terlalu resah dan takut karena fenomena tersebut merupakan fenomena biasa dan tidak ada fenomena khusus.(JBR)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here