Home Lintas Kalteng Jalur Pangkalan Bun-Kolam Macet Parah, Wabup Kobar Lakukan Audensi Dengan Masyarakat

Jalur Pangkalan Bun-Kolam Macet Parah, Wabup Kobar Lakukan Audensi Dengan Masyarakat

171
0
SHARE

    Kotawaringin Barat- Mendapat laporan dari masyarakat terkait kondisi lalu lintas jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama yang sempat terjadi kemacetan parah, Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Ahmadi Riansyah melakukan monitoring pada Jum’at (4/1). Monitoring ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lalu lintas jalan yang juga menjadi jalur penghubung lintas kabupaten ini.

    Ahmadi mengungkapkan, bahwa kegiatannya kali ini sebagai respon atas laporan dari masyarakat terkait kondisi kemacetan yang terjadi di ruas jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama di hari sebelumnya. Tidak hanya itu, Ahmadi Riansyah didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Bidang LLAJ Dishub, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU, Sekretaris Camat Kotawaringin Lama juga melaksanakan audiensi dengan masyarakat Kotawaringin Lama. Audiensi berlangsung selepas pelaksanaan sholat Jum’at di Masjid Yamp Kotawaringin Lama yang dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat serta beberapa perwakilan masyarakat Kotawaringin Lama. Pada kesempatan ini, Ahmadi menjelaskan jika saat ini sedang berlangsung pembangunan jalan layang di ruas jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama. Dengan kondisi ini, Ahmadi berharap agar masyarakat sedikit bersabar karena demi kelancaran proses pengerjaan, diperlukan penutupan ruas jalan di waktu-waktu tertentu. Hal ini telah sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat antara Pemerintah Provinsi Kalimanatan Tengah, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat serta tokoh masyarakat di wilayah kecamatan Arut Selatan dan Kotawaringin Lama.

    Adapun penutupan ruas jalan ini dilaksanakan antara pukul 07.00 WIB–18.00 WIB mulai dari tanggal 2 Januari 2019 sampai selesainya pekerjaan jembatan/ jalan layang pile slab yang ditargetkan akhir desember 2019. Penutupan jalan ini berlaku untuk semua kendaraan roda 2 dan roda 4 terkecuali kendaraan khusus angkutan pengerjaan pembangunan jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama-Riam Durian-Sukamara.

    Terkait dengan terjadinya penumpukan kendaraan yang terjadi di hari sebelumnya, Ahmadi mengatakan jika hal ini terjadi karena di jam yang sama dimana kendaraan sudah diperbolehkan melintas, para pengendara melewati ruas jalan yang masih rusak sehingga terjadi kemacetan arus lalu lintas. “Saya telah memerintahkan kepada petugas di lapangan untuk mengatur arus lalu lintas. Selain itu juga telah disepakati jika kontraktor dalam pengerjaannya akan berbagi ruas jalan sesuai penanganan untuk memperbaiki kerusakan jalan dengan masing-masing dan timbunan. Tidak hanya itu kontraktor juga akan membuat portal atau pembatas dengan seng dilengkapi pintu keluar masuk, hal ini demi kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama,” kata Ahmadi.

    Kontraktor juga menyiapkan petugas keamanan untuk berjaga di lokasi sta awal proyek (pile slab A) dan lokasi sta akhir proyek (pile slab C), selain melakukan pengurangan beban angkutan pile slab dengan pengurangan tiang pancang yang diangkut dalam 1 tronton. Hal ini dilakukan agar proses distribusi kebutuhan proyek tidak makin merusak kondisi jalan yang ada. “Saya berharap agar masyarakat bersabar untuk sementara waktu, hal ini demi kebaikan bersama. pemerintah akan terus berkomitmen untuk memberikan layanan yang terbaik, dalam hal ini adalah infrastruktur jalan,” tutup Ahmadi.(JBR)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here