Home Nasional Presiden Jokowi Serahkan DIPA 2019, Kalteng Kebagian 17,492 Triliun

Presiden Jokowi Serahkan DIPA 2019, Kalteng Kebagian 17,492 Triliun

93
0
SHARE

    Jakarta- Presiden Joko Widodo menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2019 dan Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) kepada menteri, kepala lembaga dan kepala daerah di Istana Negara Jakarta, Selasa (11/12). “Saya tegaskan perlunya fokus dalam belanja APBN. Jangan sampai dana APBN keluar begitu saja,” ujar Presiden.

    Presiden meminta belanja APBN tidak habis hanya untuk belanja rutin yang tidak ada bekasnya. “Jangan sampai habis untuk rutinitas saja, lupa mengukur kemanfaatan untuk masyarakat, harus ‘money follow program’,” pintanya.

    Presiden menyerahkan secara aimbolis DIPA Tahun Anggaran 2019 dan Alokasi TKDD itu kepada 12 menteri dan pimpinan lembaga. Sementara untuk dokumen TKDD diserahkan kepada seluruh gubernur.

    DIPA dan Alokasi TKDD merupakan dokumen yang menjadi dasar pengeluarab negara, pencairan atas beban APBN serta pendukung kegiatan akuntansi pemerintah.

    Pendapatan negara dalam APBN 2019 ditetapkan sebesae Rp2.165,1 triliun sementara belanja negara sebesar Rp2.461,1 triliun.

    Belanja pemerintah pusat dialokasikan melalui kementerian lembaga sebesar Rp855,4 triliun dan nonkementerian lembaga Rp778,9 triliun, keduanya diarahkan untuk mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas pembangunan serta penyelenggaraan pemerintahan.

    TKDD sebesar Rp826,8 triliun diarahkan untuk memperbaiki kuantitas dan kualitas pelayanan publik, mengurangi ketimpangan antardaerah, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Provinsi Kalimantan Tengah mendapatkan Rp17, 492 triliun, naik kurang lebih sekitar Rp900 miliar dari tahun sebelumnya. “Semoga dengan capaian ini, kami bisa meningkatkan pelayanan publik dan meningkatkan pembangunan lebih baik lagi untuk menuju Kalteng Berkah,” jelas Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.(RED)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here