Home Lintas Kalteng Buah Naga Jadi Andalan Kobar

Buah Naga Jadi Andalan Kobar

34
0
SHARE

    Kotawaringin Barat- Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah beserta duaminya H.M Ruslan AS melakukan panen buah naga di kebun kelompok tani (poktan) Margotani RT 4, Desa Sungai Tendang, Kecamatan Kumai, Rabu (7/11). Kegiatan panen buah naga yang dirangkaikan dengan syukuran ini merupakan wujud kegembiraan atas kesuksesan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kobar melakukan pembinaan terhadap kelompok tani tersebut.

    Di hadapan para petani dan undangan yang hadir, Bupati mengapresiasi upaya yang dilakukan Dinas TPHP dan Poktan tersebut.
    “Khususnya kepada Syafii pemilik kebun buah naga bersama kelompok tani Margotani. Karena mereka sukses mengembangkan 2.500 tanaman buah naga di lahan seluas 3 hektar ini,” jelasnya.

    Keberhasilan ini, diharapkan bisa menginspirasi masyarakat bahwa ada komiditas lain yang berpotensi menjadi komoditi andalan Kabupaten Kobar.

    “Selama ini sebagian besar masyarakat hanya mengetahui bahwa sawit dan karet yang menjadi  komoditi andalan Kobar. Padahal ada komoditas lain yang berpotensi serupa yaitu produk holtikultura diantaranya adalah buah naga,” jelas Nurhidayah.

    Bupati berharap, nantinya komoditi buah naga ini  bisa lebih dikembangkan dengan kuantitas yang lebih banyak lagi di Kobar.

    “Meskipun saat ini sudah mulai banyak warga yang menanam buah naga di pekarangannya. Bila semakin banyak warga yang memgembangkan perkebunan buah  naga seperti Pak Syafii tentunya semakin banyak masyarakat yang berbisnis buah naga bukan tidak mungkin hasilnya bisa menjadi salah satu komoditi unggulan di Kobar,”

    Untuk itulah, lanjut Bupati, ia meminta dinas terkait untuk terus melakukan pendampingan dan pengarahan pada para petani, agat  bisa menghasilkan produk pertanian yang bagus  dalam berkebun buah naga atau tanaman lainnya.

    “Karena berdasarkan informaai yang saya dapatkan, kondisi tanah di Kabupaten  Kobar sangat cocok untuk ditanami buah naga. Sehingga tidak perlu perawatan ekstra, otomatis buah naga akan berkembang dengan baik. Lantaran kondisi tanah dan dianggap sudah baik, kenapa kita tidak mengambil kesempatan ini,” tutup Bupati.(JBR)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here