Home Kalteng 24 Jam Warga Palangkaraya Dihebohkan Penemuan Janin 8 Bulan Dimasukkan Dalam Toples dan Dikubur

Warga Palangkaraya Dihebohkan Penemuan Janin 8 Bulan Dimasukkan Dalam Toples dan Dikubur

160
0
SHARE

    Palangkaraya- Warga Jalan Murjani Gang Suka Damai, Palangkaraya, Kalteng, digegerkan penemuan janin bayi dalam toples, Kamis (27/9) pagi. Puluhan warga dan petugas memadati lokasi penemuan janin bayi diperkirakan berumur delapan bulan lebih yang diduga digugurkan orangtuanya.

    Bukan hanya itu, janin yang sudah terbentuk tulang belulang dan dagingnya serta bagian tubuh kainnya tersebut oleh pelaku dimasukkan dalam toples kemudian di kubur dalam tanah, sehingga, diperkirakan seminggu kenudian memunculkan bau bangkai di sekitar lokasi tersebut .

    Warga sekitar sempat melihat toples kaca yang ditanam seseorang di samping warung, kemudian botol toples tersebut digali dan ditemukan gumpalan daging dan tulang yang telah hancur.

    “Toples diangkat , dan ditemukan dalam toples itu gumpalan daging berwarna merah bercampur dengan air dan berbau busuk yang diduga gumpalan daging tersebut adalah janin bayi yang dikubur oleh seseorang yang sampai saat ini belum jelas pelakunya,” ujarnya.

    Personel Polres Palangkaraya langsung mendatangi tempat kejadian perkara tempat penemuan janin bayi kemudian langsung melakukan olah TKP. “Janin berumur sekitar 8 – 9 bulan dan diperkirakan sudah dilahirkan seminggu yang lalu,” jelas Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul RK Siregar.

    Janin kemudian dibawa ke Kamar Jenazah RS Doris Sylvanus Palangkaraya untuk dilakukan pemerikaaan medis, kondisi janin sudah tidak berbentuk karena sudah mulai membusuk. Janin tersebut diduga dikeluarkan secara paksa.

    Kapolres menegaskan, kepada warga agar memberikan infomasi hal-hal tentang penemuan bayi tersebut untuk mengungakap pelaku pembunuh bayi tersebut.

    “Warga diimbau apabila mempunyai informasi terkait penemuan janin ini agar bisa melaporkan kepada pihak kepolisia untuk mengungkapnya.,” pungkasnya.(RMD)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here