Home Lintas Kalteng Pelaku Usaha Keluhkan Sulitnya Mendapat Rotan

Pelaku Usaha Keluhkan Sulitnya Mendapat Rotan

72
0
SHARE

    Palangkaraya- Industri rotan di tanah air memang sedang lesu. Bukan karena tidak adanya pesanan dari konsumen, melainkan sulitnya mendapatkan bahan baku rotan. Mahalnya harga bahan baku, membuat pelaku industri kesulitan menentukan harga jual di pasaran.

    Kondisi tersebut membuat beberapa perajin rotan di Kalimantan Tengah mulai mengurangi produksinya. Bahkan sebagian pelaku usaha banyak yang gulung tikar. Padahal, Kalimantan Tengah merupakan salah satu wilayah penghasil rotan terbaik di Indonesia.

    Yanto, salah satu perajin rotan menjelaskan, untuk mendapatkan rotan sudah sangat sulit. Ada indikasi terdapat pelaku usaha yang mengirim rotan ke luar negeri secara ilegal. “Bila pengiriman rotan ke luar negeri dibiarkan, makin banyak pelaku usaha yang tutup,” jelasnya.

    “Bila mengacu pada UU Perindustrian Nomor 38/M-DAG/PER/6/Tahun 2017/ tentang perubahan kedua atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 84/ M-DAG/PER/12/Tahun 2016/ tentang ketentuan ekspor produk industri kehutanan, jelas sekali banyak yang melanggar aturan, tegas Yanto.

    Hal sama juga dijelaskan Suharni yang terpaksa menutup usaha pengolahan rotannya. “Pemerintah harus bisa cepat mengambil langkah untuk menormalkan kondisi ini,” jelasnya.

    Di tempat terpisah, Kepala Bidang Industri Taragino menjelaskan akan segera memgambil langkah konkret untuk menyelesaikan perdoalan ini. “Kalimantan Tengah merupakanndaerah sentra industri rotan yang potensial,” jelasnya.

    Para perajin berharap pemerintah bisa cepat mengambil langkah untuk menormalkan kondisi ini.(AGN)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here