Home Lintas Kalteng Tak Hanya Sampit, Kualitas Udara di Beberapa Kota Masuk Level Tidak Sehat

Tak Hanya Sampit, Kualitas Udara di Beberapa Kota Masuk Level Tidak Sehat

102
0
SHARE

    Kotawaringin Timur- Akibat kebakaran hutan dan lahan yang melanda wilayah Kotawaringin Timur, kualitas udara di Sampit masuk level tak sehat.

    Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus melakukan pemantauan udara dengan indeks standar pencemaran udara (ISPU) dari BMKG.

    “Dari kabut asap yang terjadi saat ini terlihat udara sudah mulai tercemar, hingga malam pun kabut asap sudah bisa di rasakan”, jelas Kepala DLH Kotim Sanggul Lumban Gaol.

    Tingkat level untuk udara melalui ISPU yang dipaparkan BMKG meliputi, level baik, level sedang, level tidak sehat, level sangat tidak sehat dan level berbahaya, sedangkan Kotim sendiri sekarang berada di level tidak sehat.

    “Hingga saat ini Kotim berada di level kuning yang sudah tidak sehat terutama yang kita khawatirkan adalah bagi anak-anak, tetapi pihak DLH terus menghimbau dan akan memantau level kabut asap melalui alat dan ISPU”, kata Sanggul.

    Akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) ini DLH akan melakukan penghijauan kembali terhadap semua lahan yang terbakar.

    Sanggul mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, serta pihak DLH juga akan bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

    Imbauan juga ditujukan kepada masyarakat untuk pengantisipasian tercemarnya udara akibat kabut asap agar mengurangi aktifitas diluar rumah serta menggunakan masker jika hendak bepergian.

    Hal serupa juga terjadi di wilayah Palangkaraya dan Pangkalan Bun, akibat asap karhutla, kualitas udara juga masuk level tidak sehat. Warga pun terpaksa menggunakan masker untuk melakukan aktivitas di luar rumah.(RED)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here