Home Lintas Kalteng Kasus Pembalakan Liar di Mantangai Sering Tanpa Tersangka, Kali Ini Ribuan Kayu...

Kasus Pembalakan Liar di Mantangai Sering Tanpa Tersangka, Kali Ini Ribuan Kayu Log Kembali Diangkut Menuju Bansaw

171
0
SHARE

    Kapuas- Sebanyak 1.030 batang kayu bulat berjenis terantang, belangiran, dan meranti campuran keluar dari hutan lindung Kapuas-Kahayan selama dua hari terakhir. Pada Sabtu, keluar 575 batang, disusul hari Minggu pagi 455 batang juga keluar dari hutan lindung yang merupakan kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Kapuas-Kahayan.

    Kayu-kayu tersebut disalurkan melalui kanal-kanal, salah satunya kanal Saluran Primer Induk yang merupakan kanal terbesar dan terpanjang.

    Penelusuran poroskalteng.com, para pembalak liar masih terus menarik kayu-kayu hasil pembalakan liar menuju Mantangai, Kapuas. Para pekerja yang kebanyakan warga Mantangai Hulu ini, mendapatkan upah di bawah Rp100 ribu untuk menarik kayu keluar dari hutan menuju ke tempat pengolahan dan pemotongan kayu (bansaw) di Kanal Tarantang, 1 kilometer dari pusat kota Mantangai.

    Padahal baru beberapa bulan lalu, polisi menyita ribuan kayu log hasil pembalakan liar dan tanpa seorang pun tersangka. Tapi Juli 2018, aksi pembalakan terus dilakukan. “Para pembalak tak lagi takut dengan polisi. Karena kebanyakan dari hasil razia, hanya kayu lognya saja yang disita, sementara para pelaku pembalakan liar tetap bebas,” jelas salah satu warga di Tarantang.

    Apabila aksi ini tidak ditertibkan, habitat orangutan akan terus berkurang. Belum lagi kebakaran lahan yang semakin sering terjadi.(AGN)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here