Home Kalteng 24 Jam Sempat Dicari, AP Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Setinggi 12 Meter

Sempat Dicari, AP Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Setinggi 12 Meter

110
0
SHARE

    Katingan– Entah apa yang ada di benak Adarma Panji (25). Pemuda bertato asal Desa Rantau Asem, Kecamatan Katingan Tengah ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Kejadian tersebut baru diketahui Selasa (29/5) oleh pihak keluarga di sebuah hutan belakang desa setempat.

    Kapolsek Katingan Tengah Ipda Adhy Heryanto menjelaskan, peristiwa itu awalnya diketahui dari unggahan warganet yang mengabarkan telah menemukan seorang pemuda yang tewas gantung diri di atas pohon setinggi 12 meter.

    ”Sekitar pukul 12.30 WIB kami menemukan unggahan Facebook milik akun Hadi Kristian Sigit yang juga warga Desa Rantau Asem. Dalam postingan itu, dia menjelaskan telah menemukan seorang pemuda yang gantung diri di sekitar hutan belakang RT 002 desa setempat. Setelah dicek, ternyata memang benar,” ungkapnya.

    Pada Senin (28/5), korban diketahui sempat membantu orang tuanya bekerja di ladang yang dikelola keluarganya. Sekitar pukul 11.00 WIB, korban pamit keluar rumah dan sampai sore hari tidak kunjung pulang ke rumah.

    Merasa ada yang tidak beres, saudara ipar korban Andrianto memutuskan mencari keberadaan korban di sekitar Desa Rantau Asem, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

    Selasa (29/5) sekitar pukul 10.00 WIB, ipar korban dibantu tiga warga desa lainnya kembali melakukan pencarian. Tragis, satu jam berselang mereka dikejutkan penemuan sesosok pemuda yang tewas tergantung di hutan belakang desa. Setelah dicermati lebih dekat, ternyata korban merupakan Adarma Panji yang dicari-cari selama ini.

    Leher korban terjerat tali tambang dan tergantung di atas pohon setinggi 12 meter. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, sebelum peristiwa tragis tersebut, korban diketahui tidak sedang berseteru maupun mempunyai permasalahan asmara dengan siapa pun. Pihak keluarga sepenuhnya menerima dan mengikhlaskan kematian.

    ”Pernyataan untuk tidak melaporkan dan mengautopsi jasad korban itu dibuat tertulis dan ditandatangani langsung ayah korban disaksikan pihak keluarga,” pungkasnya.(RMD)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here