Home Lintas Kalteng Masuk Jalur Hijau, Pembangunan Toko Dihentikan

Masuk Jalur Hijau, Pembangunan Toko Dihentikan

92
0
SHARE

    Kotawaringin Timur- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menghentikan pembangunan toko di sisi jalan Kapten Mulyono, Sampit, karena berada di jalur hijau.

    “Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu menyatakan toko seperti itu tidak boleh dibangun, makanya kami minta pembangunan harus dihentikan,” kata Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kotawaringin Timur, Rody Kamislam.

    Rody bersama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kotawaringin Timur, Johny Tangkere mendatangi pekerja yang sedang mengerjakan sebuah bangunan tiga toko. Setelah memberi penjelasan, mereka meminta pekerja menghentikan pekerjaan mereka.

    Kedatangan Rody dan Johny membuat kaget pekerja pembangunan toko yang lokasinya berseberangan dengan sebuah restoran cepat saji tersebut. Para pekerja akhirnya menuruti permintaan dan menghentikan aktivitas mereka.

    Pemilik bangunan diingatkan untuk mematuhi aturan. Pemerintah daerah akan bertindak tegas terhadap pelanggaran tersebut, apalagi jika sengaja dilakukan karena sebelumnya sudah diperingatkan.

    Johny menegaskan, pembangunan tiga toko tersebut menyalahi aturan karena berada di jalur hijau. Pihaknya juga tidak ada memberikan izin kepada pemiliknya untuk pembangunan pertokoan tersebut.

    “Sebelumnya sudah kami peringatkan agar mereka menghentikan pembangunan itu, tapi ternyata hari ini pembangunan masih berlanjut. Kalau masih membandel, mereka terancam akan berhadapan dengan hukum,” tegas Johny.

    Johny menjelaskan, garis sepadan jalan di Jalan Kapten Mulyono sepanjang 20 meter yang dihitung dari garis tengah badan jalan. Berdasarkan aturan itu, maka tiga toko tersebut termasuk jalur hijau, apalagi lokasinya dekat dengan perempatan jalan sehingga cukup mengganggu jarak pandang.

    Dia mengakui, beberapa bangunan lama juga masuk jalur hijau dan akan ditertibkan. Sambil memproses bangunan lama di jalur hijau, pemerintah daerah mencegah berdirinya bangunan-bangunan baru di jalur hijau.(RED)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here