Home Kasongan Pupuk Bersubsidi Diduga Ditampung Tengkulak, Kelapa Sawit Petani Banyak yang Mati

Pupuk Bersubsidi Diduga Ditampung Tengkulak, Kelapa Sawit Petani Banyak yang Mati

205
2
SHARE

    Katingan- Pemerintah Kabupaten Katingan melalui Bumdes memberikan bantuan pupuk bersubsidi kepada kelompok tani di UPT Hiyang Bana, Kecamatan Tasik Payawan. Tapi nyatanya, bantuan tersebut tidak semuanya diterima oleh kelompok tani.

    Hal itu dialami Kelompok Tani Maju Bersama yang mengajukan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) malah tidak mendapatkan jatah pupuk. Sementara kelompok tani lain yang tidak mengajukan, malah mendapat bantuan pupuk. Bantuan tersebut sebanyak 16 ton, tapi disalurkan ke tengkulak bukannya untuk petani.

    Menurut pengakuan Juned, salah satu petani, mayoritas kelompoknya merupakan oetani kelapa sawit. Karena tanah yang diolah merupakan lahan gambut. “Kami terpaksa membeli pupuk dari tengkulak dengan harga mahal, bukannya dari gudang Bumdes. Banyak petani mengeluh, karena kekurangan pupuk. Akibatnya tanaman mereka menguning dan sebagian hampir mati,” jelasnya.

    Juned menambahkan, seharusnya Kepala atau Ketua Bumdes harus terbuka soal penggunaan dana dan aliran bantuan pupuk kepada kelompok tani. “Kalo memang tidak benar, kami dan kelompok tani lain akan membuat laporan ke polisi. Biar masalahnya tuntas. Dengan catatan, polisi juga harus profesional dalam pemeriksaannya,” tutupnya.(AJS)

    2 COMMENTS

      • Benar sekali, kita dorong aparat terkait memproses kasus ini. Terima kasih atas atensinya terhadap poroskalteng.com

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here