Home Kalteng 24 Jam Gunakan Merkuri, 3 Pemilik Tambang Emas Ilegal Dicokok, 1 Masuk DPO

Gunakan Merkuri, 3 Pemilik Tambang Emas Ilegal Dicokok, 1 Masuk DPO

126
0
SHARE

    Barito Utara- Personel Polres Barito Utara, Kalimantan Tengah, mengamankan 10 orang pelaku penambangan emas tanpa izin (PETI). Mereka diduga menggunakan bahan berbahaya seperti mercuri saat mencari serbuk dan butiran emas dari dasar sungai di wilayah Lahei hingga tercemar.

    “Kemarin Selasa (15/5) sekitar pukul 08.00 WIB kita berangkat ke wilayah Kecamatan Lahei bersama dengan Intel, Sabhara dan Bimas untuk melaksanakan operasi peti Telabang 2018. Kita mendapati 3 talatap emas ilegal yang sedang beroperasi, dan langsung kita lakukan pengamanan terhadap para pekerja dan pemiliknya, mereka tidak bisa menunjukkan perizinannya” ujar  Kapolres Barut AKBP Dostan Matheus Siregar melalui Kasat Reskrim Samsul Bahari.

    Pengungkapan ini berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan dari 10 orang yang diamankan, pihaknya menetapkan 3 orang pemilik lanting telatap sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

    “Dari ke 3 tersangka tersebut 2 orang diantaranya berisial KT dan MJ telah diamankan. Sementara seorang lagi yang diduga berinisial S, saat dilakukan penangkapan tidak ada di lokasi penambangan dan kini sedang dalam proses pencarian. Sementara terhadap  8 orang pekerja, statusnya ditetapkan sebagai saksi dan diminta wajib lapor,” ujarnya.

    Akibat perbuatannya, kepada para tersangka dijerat  dengan pasal 158 Undang-undang nomor 4 tahun 2009  tentang pertambangan Mineral dan Batu Bara, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara, sebab tindakan mereka ini sangat merugikan dan merusak ekosistem mahluk hidup di sungai.

    “Selama ini untuk tindakan preventif dan represif sudah kita laksanakan guna pencegahan penambangan peti, yakni dengan memberikan imbauan baik dari Polsek maupun Polres,” tandasnya.(RED)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here