Home Lintas Kalteng Warga Seruyan Penderita Gizi Buruk Dirawat di Sampit

Warga Seruyan Penderita Gizi Buruk Dirawat di Sampit

83
0
SHARE

    Kotawaringin Timur- Gizi buruk masih bisa kita temui di Kalimantan Tengah. Seperti Wahyu, seorang remaja asal Pembuang Hulu, Kabupaten Seruyan, ini hanya bisa tergolek lemas di atas kasur ruang rawat inap RSUD dr Murjani Sampit, Minggu (6/5). Di usianya yang sudah menginjak 16 tahun itu, berat badannya terbilang tidak normal, hanya 20 kilogram.

    Malangnya lagi, kasur kecil tempat ia dirawat itu harus digunakannya berbagi bersama adik perempuannya yang merupakan penyandang disabilitas. Remaja ini berasal dari kalangan keluarga tidak mampu.

    Di rumah sakit, dua kakak beradik ini hanya dijaga keluarganya. Sang ibu, masih dalam proses persalinan di rumah singgah. Sementara ayahnya, tidak berada di tempat.

    Hal itu menggugah hati Sekda Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor yang menjenguk dan memantau kondisi terkini pasien yang diduga kurang asupan gizi tersebut.

    “Ini warga Seruyan, asal Pembuang Hulu, sudah dirawat sejak April lalu. Tapi tetap kita perlakukan sama seperti pasien lainnya. Kita sedang upayakan proses mutasi menjadi warga Kotim. Kalau belum bisa, tetap akan kita bantu karena dari kalangan keluarga tidak mampu,” kata Halikinnor, didampingi Direktur RSUD dr Murjani Sampit Denny Muda Perdana saat di ruang perawatan.

    Halikin menjelaskan, pihaknya sempat ingin mengurus BPJS untuk pasien itu. Tetapi, lantaran NIK muncul sebagai warga Seruyan, hal itu terpaksa tertunda.

    Sementara itu, Direktur RSUD dr Murjani, Denny Muda Perdana mengatakan,
    progress yang bersangkutan menunjukkan peningkatan sejak awal dirawat di rumah sakit.

    “Awalnya berat tubuhnya hanya 15 kilogram. Sekarang naik menjadi 20 kilogram. Ada progress. Semoga saja bisa sembuh,” kata Denny.

    Denny tidak menyebutkan yang bersangkutan kekurangan asupan gizi. Dia menjelaskan. ada dugaan asupan yang diterimanya tidak bisa menjadi gizi.

    “Ada dua diagnosa penyakitnya. Untuk satu hal tidak bisa kita sampaikan,” kata Denny.(AGN)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here