Home Kalteng 24 Jam Pekerja Rotan Tewas Disambar Petir

Pekerja Rotan Tewas Disambar Petir

94
0
SHARE

    Kotawaringin Timur- Seorang pekerja rotan di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Suwandi (25) meninggal dunia setelah disambar petir. Insiden tersebut terjadi saat korban di atas kapal hendak pulang bekerja.

    Kepala Desa Tinduk Kasmudin menyampaikan, keluarga sangat terpukul mendengar kabar duka tersebut. Selama ini korban menjadi tulang punggung keluarga dengan bekerja sebagai pembersih rotan atau sering disebut ‘meruntih’ di salah satu pengepul rotan di Dusun Tewah, Kecamatan Cempaga.

    “Jenazah sudah dimakamkan. Pihak keluarga tentu sangat sedih dengan kejadian ini,” kata¬†Kasmudin di Sampit, Rabu (2/5).

    Suwandi bersama warga lain, termasuk sang istri Sumi (22) dan anaknya pergi ke tempat kerja menggunakan perahu motor atau kelotok pengangkut karyawan, Selasa (1/5) pagi. Jam bekerja usai sekitar pukul 15.30 WIB dan sesaat kemudian mereka hendak kembali ke desa. Saat pulang hujan turun dengan deras dan semuanya masuk ke kapal.

    Saat kapal bertolak, Suwandi memilih duduk di tengah. Dia kemudian menengok ke luar kapal dan berdiri persis di pintu. Tanpa diduga saat itu petir disertai suara menggelegar menyambar tubuhnya.

    Tubuh Suwandi sempat terpental. Pakaian yang dikenakan terbakar dan beberapa bagian tubuh terdapat luka bakar, khususnya di bagian paha. Sementara bagian dada juga membiru.

    Kejadian tersebut sontak membuat seisi kelotok histeris termasuk sang istri. Kabarnya, Sumi juga sempat mengalami gangguan pendengaran akibat kerasnya suara sambaran petir. Seisi kelotok sempat memberikan pertolongan terhadap korban, tetapi nahas nyawa Suwandi tidak bisa diselamatkan. Jenazah kemudian dibawa pulang ke rumah duka di Desa Tinduk.

    “Luka bakar cukup parah terlihat di bagian paha. Pihak keluarga sangat terpukul atas kejadian itu, namun mereka berusaha mengikhlaskannya,” kata Kasmudin.

    Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Haji Asan Sampit telah mengeluarkan peringatan untuk mewaspadai cuaca buruk berupa hujan deras, angin kencang dan petir yang masih berpotensi terjadi. Secara rutin, mereka menyebarkan peringatan dini jika diprediksi akan terjadi cuaca buruk.(AGN)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here