Home Kuala Kapuas Meski Bangunannya Rusak, Murid SDN 1 Palangkai Tetap Semangat Belajar

Meski Bangunannya Rusak, Murid SDN 1 Palangkai Tetap Semangat Belajar

204
0
SHARE

    Kapuas- Semangat untuk mendapatkan akses pendidikan yang sama dengan murid di sekolah lainnya dirasakan betul oleh murid SDN 1 Palangkai, kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Meski dalam keterbatasan ruang belajar, mereka tetap semangat belajar demi menggapai cita-citanya.

    Kalau di tempat lain, satu kelas belajar dalam satu ruangan. Di sini, murid kelas 1 hingga 3 belajar dalam satu ruangan yang terbagi dalam sekat. Tak hanya itu, hal yang sama juga fialami murid kelas 4 hingga kelas 6. Para guru pun harus berbagi ruangan dengan perpustakaan.

    Kepala Sekolah SDN 1 Palangkai, Muhammad Riski SPd mengatakan sekolah ini sudah rusak berat dan tak layak pakai, namun tetap kami lakukan karena tidak ada bangunan lain. “Anak-anak tetap semangat meskipun ruangan terbatas,” jelasnya saat ditemui poroskalteng.com, Senin (23/4).

    Sementara itu , Parida Hariyanti, guru mata pelajaran Agama menegaskan pembagian ruangan dilakukan karena tidak ada lagi yang bisa digunakan. “Ada anak muridnya pindah ke sekolah lain dikarenakan tempat belajarnya tidak memenuhi syarat,” ucapnya.

    Senada dengan Parida, Julia yang juga guru mengatakan bahwa murid-murid banyak pindah ke sekolah lain. “Ada anak murid kelas 1 pernah terperosok dan menangis karena merasa sakit kakinya dan pahanya karenakan lantainya banyak rapuh,” ungkapnya.

    Selvia siswi kelas 5 SDN 1 Palangkai berharap supaya pemerintah secepatnya membangun sekolahnya. “Biar kami bisa nyaman belajar, selama ini berbagi kelas dengan murid lainnya,” pintanya.

    Kerusakan diakui Ahmad Saribi selaku Camat Pulau Petak. Dirinya mengatakan bahwa SDN 1 Palangkai dalam kondisi rusak berat. “Hasil monitoring kecamatan, SDN 1 Palangkai rusak parah. Dan juga kenapa sekolah ini kurang diminati masyarakat karena melihat kondisi bangunan yang tidak layak dan ini juga tidak menarik untuk semua orang,” jelasnya.

    Harapan semua sama, supaya pihak Diknas maupun pemerintah segera mungkin bisa menangani masalah ini.(ROM)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here