Home Kuala Kapuas Puluhan Ekskavator Milik Tambang Emas Ilegal Rusak Alam Kapuas

Puluhan Ekskavator Milik Tambang Emas Ilegal Rusak Alam Kapuas

809
0
SHARE

    Kapuas- Sabtu (21/4), tim poroskalteng.com menyambangi desa Dandang, kecamatan Mandau Telawang, kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Terlihat aktivitas penambangan emas ilegal. Tak tanggung-tanggung, mereka menggunakan ekskavator menggali tanah.

    Sepertinya, kerusakan alam menjadi pemandangan lazim di wilayah kabupaten Kapuas. Para penyandang dana tambang ilegal rupanya tetap tak peduli dengan kerusakan alam. Tanpa izin, mereka melakukan eksplorasi secara masif.

    Dari informasi masyarakat sekitar desa, aktivitas penambangan tersebut dilakukan siang dan malam, malah secara terang-terangan terus melakukan aksinya merusak alam lingkungan. “Aktivitas ini sudah lama berlangsung, para penanam saham malah semakin berani merentalkan alat berat mereka dengan tarif yang bervariasi dalam hitungan jam. Dalam satu jam bisa di bandrol dari harga Rp. 1.400.000 sampai 1.500.000 dalam satu unit alat berat ekskavator,” jelas warga.

    “Bisa dibayangkan bila alat berat tersebut berjumlah 10 unit yang bekerja dalam satu area, apa tidak merusak lingkungan secara massal, dan hal tersebut beraktivitas sudah berbulan-bulan lamanya,” jelas warga lainnya.

    Warga mempertanyakan soal kinerja penegak hukum soal tambang ilegal. “Dimana para penegak hukum di negara kita, sehingga terjadi hal pembiaran seperti itu. Atau memang hukum itu tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” ujarnya.

    Belum lagi, bekas galian tambang hanya dibiarkan begitu saja. Tinggal masyarakat sekitar lokasi yang akan terkena imbasnya.(ABD)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here