Home Kasongan Dirambah Penebang Liar dan Perusahaan Kayu, Hutan Lindung di Hulu Katingan Rusak...

Dirambah Penebang Liar dan Perusahaan Kayu, Hutan Lindung di Hulu Katingan Rusak Parah

161
0
SHARE

    Katingan- Selasa (17/4), tim poroskalteng.com menyambangi desa Tumbang Manggo yang terletak di kecamatan Sanaman Matikei, kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Berdasarkan data yang kami peroleh, desa yang terletak di hulu Katingan ini banyak terdapat pengolahan kayu yang didapat secara ilegal dari kawasan hutan lindung di wilayah tersebut.

    Ternyata penelusuran kami benar. Begitu memasuki kawasan desa yang dulunya asri ini, kami langsung dikejutkan dengan antrean truk yang mengangkut kayu-kayu log sepanjang 16 meter. Para pengolah kayu ini dengan leluasanya memindahkan kayu-kayu log dari temoat pengolahan menuju truk yang nantinya akan diangkut ke wilayah Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

    Beberapa warga desa yang kami temui mengatakan, penebangan di kawasan hutan lindung tak hanya dilakukan oleh masyarakat, namun juga melibatkan perusahaan kayu besar. “Mereka sudah melakukam illegal logging selama 2 tahun dan tidak pernah tersentuh aparat penegak hukum,” jelas warga.

    Bahkan beberapa warga pernah melaporkam aktivitas illegal loghinh ini ke kantor Polisi Hutan yang berada di wilayah Samba, tapi lagi-lahi tidak pernah ada reaksinya. “Kami sudah bosan lapor, petugas Polhut gak pernah razia lokasi ini. Jadi mereka (penebang kayu) makin leluasa menghabiskan kayu dari hutan lindung,” tegasnya.

    Pengolahan kayu dilakukan tak jauh dari kawasan hutan lindung. Kayu-kayu log jenis meranti, dan lainnya dijadikan balok beragam ukuran. “Dalam seminggu, truk-truk itu bisa empat kali mengangkut kayu olahan ilegal untuk dibawa ke Banjarmasin,” jelasnya.

    Warga berharap aparat penegak hukum segera melakukan penertiban. Karena hutan yang gundul, bisa menyebabkan beragam bencana alam, termasuk banjir.(AJS)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here