Home Kalteng 24 Jam Tak Izin Pinjam Motor, Guru Tega Aniaya 2 Muridnya Hingga Memar

Tak Izin Pinjam Motor, Guru Tega Aniaya 2 Muridnya Hingga Memar

690
0
SHARE

    Katingan- Viralnya video penganiayaan seorang guru terhadap dua orang muridnya menuai beragam komentar. Lantas bagaimana sebenarnya peristiwa yang jelas mencoreng dunia pendidikan ini bisa terjadi??

    Tim poroskalteng.com yang menelusuri mendapatkan fakta yang sebenarnya. Penganiayaan dilakukan oleh seorang guru bernama Muhammad Ali (23) asal Banjarmasin, di Yayasan Al Khairat desa Hampalit, kecamatan Katingan Hilir. Pelaku awalnya adalah anak asuh di yayasan sebelum diangkat menjadi guru bantu.

    Kejadian berawal, ketika korban Muhammad Asbi (16) dan Arbain (15) pada hari Jumat (30/3) pukul 15.20 WIB menggunakan sepeda motor pelaku untuk bermain futsal. Tapi rupanya, kedua korban tidak izin langsung kepada gurunya.

    Usai kembali ke yayasan yang terletak di jalan Tjilik Riwut KM 26 arah Sampit, kedua korban langsung dipukul dengan kayu balok oleh pelaku. Tak ayal, kedua korban mengalami luka memar di tubuhnya dan pembengkakan di kepala bagian belakang. Korban pun segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

    Polisi yang mendapatkan laporan segera meluncur ke tempat kejadian perkara. Pelaku yang berprofesi sebagai guru diamankan ke Mapolres Katingan untuk penyidikan lebih lanjut.

    Sikap tidak terpuji yang dilakukan pelaku disesalkan sesama rekan pengajar di yayasan Al Khairat. Seperti Agus Salim, dirinya menganggap apa yang dilakukan pelaku sangat tidak oantas. “Itu perbuatan yang tidak pantas dilakukan guru kepada muridnya. Semoga kejadian ini bisa dijadikan pembelajaran buat kita semua,”tutupnya.(AJS)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here