Home Lintas Kalteng Terdakwa Pelecehan Seksual 3 Anak Hanya Divonis Empat Tahun, Warga Ingin Terdakwa...

Terdakwa Pelecehan Seksual 3 Anak Hanya Divonis Empat Tahun, Warga Ingin Terdakwa Dikebiri

148
0
SHARE

    Palangkaraya- Lagi-lagi vonis yang dijatuhkan hakim terhadap pelaku kekerasan seksual terhadap anak masih terlalu ringan. Sebagai contoh, Nexon Yoyo (41), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) pelaku kekerasan seksual terhadap 3 anak perempuan di bawah umur divonis hakim Pengadilan Negeri Palangka Raya dengan pidana penjara 4 tahun ditambah denda Rp5 juta subsider 1 bulan penjara.

    Amar putusan dibacakan Ketua Majelis Hakim Zulkifli, Rabu (28/3). Vonis ini cukup meringankan terdakwa jika dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rivianto yakni pidana penjara 7 tahun, serta pidana denda sebesar Rp5 juta subsider 3 bulan penjara, sebagaimana Pasal 82 ayat (1) UU Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Perppu Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

    Dalam persidangan, terungkap fakta bahwa Nexon Yoyo melalukan kekerasan seksual terhadap ketiga anak di sekitar lingkungannya pada 20 September 2017, pukul 14.30 WIB. Saat itu ketiga korban sedang bermain di salah satu halaman kantor pemerintahan. Karena suasana sepi, timbul niat jahat Nexon dengan melakukan tindak pelecehan terhadap ketiganya.

    Rupanya aksi Nexon dipergoki oleh nenek salah satu korban. Setelah melaporkan ke polisi dan hasil visum rumah sakit, Nexon dibekuk hingga menjalani persidangan.

    Sementara itu, Yanti salah satu pengunjung sidang mengatakan vonis yang diberikan hakim kepada Nexon masih terlalu ringan. “Seharusnya hakim meminta agar terdakwa dihukum kebiri saja. Karena korbannya anak-anak itu mengalami trauma psikis yang mendalam,” pintanya.

    Soal hukuman kebiri juga diamini Darman, salah satu pengunjung sidang. “Buat efek jera, pelaku pelecehan terhadap anak ya harus dikebiri. Kalo hanya dipenjara terus bebas, bisa jadi mengulangi perbuatannya lagi,” tegasnya.(***)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here