Home Kalteng 24 Jam Residivis Kasus Narkoba Kembali Edarkan 250 Gram Sabu

Residivis Kasus Narkoba Kembali Edarkan 250 Gram Sabu

91
0
SHARE

    Palangkaraya- Seorang residivis kasus narkotika berinisial MT, nekat menyelundupkan 250 gram sabu setelah beberapa bulan keluar dari penjara, ke Kota Palangkaraya melalui jasa pengiriman TIKI, Sabtu (17/2) lalu. Diduga jaringan MT ini dibentuk saat MT masih di dalam Lapas Narkotika Kasongan.

    Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Lilik Heri Setiadi mengatakan, setelah diamankan beserta 250 gram sabu yang terdiri dari tiga bungkus sabu dengan berat kotor 145 gram, satu bungkus sabu bercampur air dengan berat kotor 22 gram, dan satu bungkus sabu bercampur pasir dengan berat kotor 71 gram, MT mengaku bahwa dirinya dikendalikan oleh LIM, warga Mojokerto, Jawa Timur. LIM merupakan teman MT saat menjadi warga binaan di Lapas.

    “Dari pemeriksaan terhadap tersangka, MT mengenal LIM saat mendekam di Lapas Kasongan. Saat itu LIM bebas terlebih dulu, kemudian disusul MT. Mereka diduga membentuk jaringannya saat di Lapas. Ini jaringan baru dan ini masih kita dalami,” kata Lilik di kantornya, Selasa (27/2).

    Lillik menjelaskan, penangkapan berawal adanya informasi mengenai pengiriman barang dari Kalimantan Timur menuju Kalteng, yang diduga berisi sabu melalui jasa ekspedisi TIKI. Dari hasil penyelidikan, diketahui jika barang tersebut nantinya akan diambil oleh MT.

    Pada waktu pengambilan, MT pun mendatangi kantor TIKI di Jalan G Obos III untuk mengambil paket sabu yang disamarkan dengan dibungkus pakaian bekas dan membawanya ke barak tempat tinggal, di Jalan Salampak Umar. Saat ditangkap, MT sedang melakukan penimbangan terhadap sabu yang diambilnya.

    “Saat kita gerebek dia lagi menimbang dan membagi ke paket kecil-kecil. Beberapa paket sabu yang disita tercampur dengan air, pasir dan tanah karena beberapa paket sempat dibuang pada saat penangkapan,” jelasnya.

    Atas perbuatannya tersebut lanjut Kepala BNN Kalteng, MT dikenakan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotikan. “Dia juga sebagai pemakai. Hasil tes urine menujukan positif,” jelasnya.(AGS)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here