Home Lintas Kalteng Polisi Dalami Dugaan Pungli di STIH Palangkaraya

Polisi Dalami Dugaan Pungli di STIH Palangkaraya

373
0
SHARE

    Palangkaraya- Dugaan pungutan liar (Pungli) kembali mencoreng dunia pendidikan di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Hal itu terbukti dengan laporan dugaan pungutan liar yang terjadi di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH), Jalan Sisinga Mangaraja, Palangkaraya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Palangkaraya, Kamis (15/2) lalu.

    Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, dugaan tindak pidana pungutan liar tersebut dilaporkan perwakilan Yayasan Tambun Bunga berinisial AJ (50). Dugaan pungli tersebut diduga dilakukan oleh Sal (50) warga Jalan Bondang, dan DR (60) warga Jalan Cempaka.

    Dalam laporan, dugaan pungli tersebut telah dilakukan Sal dan DR dari tahun 2013 hingga 2017. Sal dan DR diduga memungut dan mengelola keuangan Kampus STIH dari mahasiswa.

    Keduanya telah diberhentikan oleh Yayasan Tambun Bungai, diduga menghalang-halangi kegiatan pengurus Yayasan yang akan melakukan aktivitas di Kampus. Oleh karena itu Yayasan Tambun Bungai melaporkan dugaan pungli ini ke Mapolres Palangkaraya. Saat ini kasus telah ditangani oleh Unit 4 Satreskrim Polres Palangkaraya.

    Saat dikonfirmasi perihal laporan tersebut, Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar, mengatakan masih melakukan pendalaman terkait laporan dugaan pungli di Kampus STIH tersebut. “Masih kita dalami laporannya,” singkat Timbul, kepada, Senin (26/2) siang sekitar pukul 12:30 WIB.(AGS)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here