Home Lintas Kalteng Terancam Terisolasi, Warga Desa Anjir Minta Jembatan Diperbaiki

Terancam Terisolasi, Warga Desa Anjir Minta Jembatan Diperbaiki

92
0
SHARE

    Pulang Pisau- Warga desa Anjir, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, semakin khawatir dengan kondisi dua jembatan yang menghubungkan desa tersebut menuju ibu kota kabupaten. Bukan tidak mungkin ketika kerusakan makin parah, warga desa ini terisolasi.

    Bagaimana tidak, jembatan yang terbuat dari kayu besi atau kayu ulin ini, sebagian lantai dasarnya sudah banyak yang hilang dan patah akibat termakan usia. Belum lagi selalu dilewati kendaraan roda dua dan mobil yang muatannya cukup berat.

    Jembatan yang dibangun saat kepemimpinan bupati Achmad Amor sekitar lima tahun yang lalu, hingga kini belum ada perbaikan dari pemerintah setempat.

    Menurut Jubaheir, warga desa Anjir, jembatan tersebut merupakan salah satu jembatan yang tertua di desa tersebut. “Sejak dibangun lima tahun lalu, belum pernah lagi mendapat perhatian pemerintah setempat, hingga kondisinya semakin mengkhawatirkan warga yang melintas,” jelasnya.

    Jembatan yang membentang sepanjang kurang lebih 100 meter dengan ketinggian 14 meter di atas anak sungai Kahayan Hilir ini, ternyata sangat dekat jaraknya dengan kabupaten, yang hanya berjarak sekitar 3 kilometer saja.

    “Jembatan ini masih bisa digunakan hingga saat ini, karena upaya warga setempat yang selalu menambal sulam papan yang patah dan mulai lapuk, demi menjaga keselamatan warga yang melintas,” tegasnya.

    Selain jembatan, warga sekitar pun mengeluhkan jalan desa yang hancur, dan sangat menyulitkan dilewati saat musim hujan. Warga berharap, pemerintah setempat peduli terhadap akses masyarakat, jangan hanya tinggal janji-janji politik saja yang dilontarkan saat pilkada agar terpilih jadi pemimpin di kabupaten Pulang Pisau, tapi setelah jadi bupati malah melupakan janjinya pada masyarakatnya. (RMD)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here