Home Kuala Kapuas Pembalakan Berlangsung Selama 5 Tahun, Hutan Kapuas Kian Rusak

Pembalakan Berlangsung Selama 5 Tahun, Hutan Kapuas Kian Rusak

233
0
SHARE

    Kapuas- Pembalakan liar di kawasan hutan lindung dan konservasi orang utan di Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, makin kerap terjadi. Berdasarkan pengamatan poroskalteng.com di lapangan, dalam sehari sekitar 5 ribu kayu log keluar dari hutan lindung.

    Saat menyusuri Sungai Mantangai, anak Sungai Kapuas, terlihat ribuan kayu log jenis meranti campuran dikeluarkan dari hutan lindung kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Model Kapias-Kahayan. Kayu itu dialirkan melalui kanal-kanal bekas proyek lahan gambut.

    “Sebulan terakhir ini lagi ramai-ramainya. Kalau lagi banyak yang pesan, pasti banyak yang masuk hutan,” kata salah seorang warga Mantangai Hilir.

    Sabtu (17/2) di kanal Tarantang, para pembalak masih menarik kayu-kayu log di Sungai Mantangai dengan perahu kelotok warga sekitar.

    Di sekitar desa Manusup ada sedikitnya 30 bengkel olahan kayu. Kayu yang ditarik pembalak mayoritas dibawa ke bengkel itu untuk diolah.

    Aksi pembalakan liar sudah berlangsung selama lima tahun belakangan ini. Lantas apa upaya yang dilakukan aparat kepolisian, pemerintah di Kalimantan Tengah untuk memberantas praktik pembalakan liar ini. Jangan sampai hutan Kapuas setiap harinya makin rusak.(IBR)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here