Home Wisata dan Kuliner Pedasnya Sambal Dadah Belasan

Pedasnya Sambal Dadah Belasan

164
0
SHARE

    Palangkaraya- Provinsi Kalimantan Tengah dengan ibukota di Palangkaraya, memilki kuliner yang unik. Keunikan kuliner Kalimantan Tengah bisa dilihat dari bahan dasarnya maupun teknik memasaknya. Beberapa kuliner khas Kalimantan Tengah diantaranya Juhu umbut rotan, Sambal dadah belasan, dan ada juga bangamat atau paing.

    Juhu adalah sayur dengan bumbu khas Dayak yang isinya rotan muda atau dikenal dengan umbut rotan. Sebelum dimasak batang rotan muda ini harus dibakar terlebih dahulu. Umbut rotan ini memilki rasa agak getir. Tapi jika sudah terbiasa memakannya akan terasa nikmat. Selain diisi dengan umbut rotan, juhu juga sering diisi dengan batang sawit muda yang dikenal dengan juhu umbut sawit.

    Bangamat atau Paing adalah salah satu kuliner Kalimantan Tengah yang unik dan ekstrem. Kuliner ini memakai bahan dasar dari daging kelelawar. Kelelawar yang akan dimasak perlu dibersihkan terlebih dahulu bulu-bulu kasarnya. Selain itu bagia  kuku juga perlu dibuang. Orang Dayak Ngaju biasanya memasak Bangamat ini dengan bumbu yang beragam. Sedangkan masyarakat Dayak Maanyan memasak daging kelelawar ini dengan bumbu sereh dan daun pikauk. Sebagai pelengkap bisa ditambahkan batang pisang kipas  yang dipotong-potong. Selain batang pisang kipas, sulur keladi bisa juga ditambahkan.

    Tidak banyak kuliner Kalimantan Tengah yang saya kenal. Salah satunya adalah sambah dadah belasan. Sambal dadah belasan ini bisa dinikmati bersama hidangan apa saja. Bahan pembuat sambal dadah belasan ini antara lain cabe, bawang merah, bawang putih, kemiri, sereh. Semua bahan tersebut digoreng terlebih dahulu dan ditambah dengan terasi yang dibakar terlebih dahulu.

    Semua bahan kemudian dihaluskan di atas cobek dari tanah liat. Sambal yang sudah halus itu diratakan hingga merata diseluruh permukaan cobek. Cobek ini lalu dibalik dan dibakar di atas bara api. Lama pembakaran tergantung dari luasnya permukaan cobek. Untuk cobek kecil lama pembakaran hanya sekitar 20 detik saja.

    Sambal dadah ini rasanya pedas sekali karena terbuat dari cabe rawit. Bagi yang tidak suka pedas maka cabe rawit bisa diganti dengan cabe besar. Sebagai pelengkap diberi irisan timun khas Dayak yang dikenal dengan nama timun pepasan.

    Timun pepasan ini hanya ada di Kalimantan Tengah dan ukurannya sangat kecil. Konon kabarnya timun pepasan ini berkhasiat untuk menurunkan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Terasi yang digunakan untuk membuat sambal dadah ini diambil dari terasi Pontianak dan Ketapang karena terasi dari dua daerah ini yang paling enak di Kalimantan.

    Sambal Dadah Belasan ini bisa dimakan dengan berbagai makanan lain. Selain sambal dadah Belasan maupun Juhu Umbut  masih ada lagi ragam kuliner Kalimantan Tengah yang bisa kita coba. Seperti kuliner dengan bahan dasar ikan sebagai hasil dari Sungai Kapuas.(KEL)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here