Home Kalteng 24 Jam Ditpolair Polda Kalteng Sita Ratusan Kayu Ilegal di Sungai Mentaya

Ditpolair Polda Kalteng Sita Ratusan Kayu Ilegal di Sungai Mentaya

502
0
SHARE

    Palangkaraya- Direktur Polisi Air Daerah Kalimantan Tengah, Kombes Pol Badarudin mengaku pihaknya ada menemukan 700 lebih batang kayu `tak bertuan` atau tanpa pemilik yang mengapung di sungai Mentaya sekitar desa Soren, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur.

    “Ratusan kayu jenis meranti dan rimba campuran berdiameter 1,5 meter hingga 4 meter tersebut ditemukan saat anggota Subdit Gakkum Ditpolair melakukan patroli pada 8 Februari 2018,” ujar Badarudin di Palangkaraya, Sabtu (10/2).

    “Kita sudah mengamankan kayu-kayu tersebut di dermaga markas komando Ditpolair Polda Kalteng. Saat ini kita sedang berupaya mencari siapa pemilik ratusan kayu tersebut,” tambahnya.

    Walau belum mengetahui siapa pemilik ratusan kayu tersebut, namun Ditpolair Polda Kalteng menduga ini merupakan ulah pelaku ilegal logging. Pihaknya juga ada memiliki data pihak mana saja yang biasa melakukan penebangan pohon.

    Badarudin mengatakan hasil pencarian terhadap pemilik ratusan kayu ini nantinya akan diketahui seperti apa tindaklanjutnya. Untuk sementara ini pihaknya lebih fokus pada pengamanan barang bukti, sembari mencari siapa pemiliknya.

    “Sekarang ini memang ada indikasi modus ilegal logging dilakukan secara kecil-kecilan yang disembunyikan di sungai-sungai kecil. Setelah itu kayu dikumpulkan dalam satu tempat dan kemudian dilakukan pengangkutan pada malam hari,” bebernya.

    Ditpolair Polda Kalteng tidak hanya melakukan patroli di seluruh sungai yang ada di Provinsi berjuluk “Bumi Tambun Bungai-Bumi Panacasila” ini, namun juga sering melakukan sosialisasi terhadap masyarakat agar tidak melakukan ilegal logging.

    Dia mengatakan sosialisasi terus dilakukan agar masyarakat memahami bahwa penebangan kayu sangat berbahaya dan melanggar aturan, sehingga harus beralih ke pekerjaan lain.

    “Kita dari Ditpolair Polda Kalteng selalu konsisten dan komitmen mengamankan sumber daya alam (SDA) yang diangkut secara ilegal melalui sungai. Kita terus meningkatkan pengamanan dan patroli di seluruh sungai di Kalteng,” tegas Badarudin.(RSD)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here