Home Lintas Kalteng Perusahaan Sawit Harus Segera Perbaiki Jalan

Perusahaan Sawit Harus Segera Perbaiki Jalan

377
0
SHARE

    Kotawaringin Timur- Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengingatkan perusahaan besar swasta perkebunan kelapa sawit untuk segera memperbaiki kerusakan ruas jalan poros Utara Kabupaten Kotawaringin Timur.

    “Saya minta supaya jalan sepanjang 50 kilometer segera diperbaiki berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan harus selesai tahun ini,” ucapnya saat berada di Sampit Ibu kota Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu (31/1).

    Gubernur Kalteng secara khusus meminta Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) untuk mengkoordinir. “Kalau tidak selesai, saya akan bersikap terhadap perusahaan-perusahaan itu,” tegasnya.

    Jalan poros Utara merupakan jalan provinsi yang menjadi akses enam kecamatan di kawasan Utara yakni Parenggean, Telaga Antang, Mentaya Hulu, Tualan Hulu, Bukit Santuai dan Antang Kalang.

    Selain untuk aktivitas masyarakat umum, ruas jalan dengan panjang sekitar 79 kilometer itu juga dilalui kendaraan milik perusahaan-perusahaan besar swasta perkebunan kelapa sawit di kawasan itu.

    Hilir mudik kendaraan perusahaan dituding berkontribusi besar menyebabkan jalan cepat rusak. Kemampuan jalan hanya delapan ton muatan sumbu terberat, namun faktanya jalan itu dilalui truk bermuatan sawit dengan berat hingga belasan ton.

    Saat ini sebagian jalan tersebut rusak parah akibat menjadi lumpur saat musim hujan. Bahkan beberapa waktu lalu, lalu lintas terpaksa sempat dialihkan melalui perkebunan kelapa sawit karena ada lokasi yang sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan sehingga harus ditimbun dan diratakan.

    Sugianto meminta kepedulian perusahaan besar swasta untuk membantu memperbaiki kerusakan tersebut karena dana yang dimiliki pemerintah cukup terbatas. Permintaan itu dirasa tidak berlebihan karena perusahaan juga menikmati jalan tersebut untuk aktivitas perusahaan mereka.

    Perusahaan diminta tidak hanya mencari makan atau keuntungan di Kalimantan Tengah. Perusahaan harus peduli terhadap pembangunan daerah dan masyarakat, terlebih karena perusahaan juga diwajibkan menyisihkan keuntungan untuk menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

    “Camat, lurah dan kepala desa, tolong bantu awasi. Kalau ada perusahaan yang tidak mau membantu, tolong informasikan kepada saya. Infrastruktur kawasan Utara harus ditingkatkan, apalagi ada usulan kawasan itu akan jadikan kabupaten baru,” kata Sugianto.

    Sugianto menyebutkan, saat ini ada sekitar empat juta hektar izin perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah. Dari jumlah tersebut, sekitar dua juta hektar sudah ditanami, satu juta hektar lahan siap ditanami dan satu juta hektar lainnya statusnya masih perlu diteliti lagi.

    Kotawaringin Timur merupakan kabupaten yang memiliki perkebunan kelapa sawit terbesar dengan luasan lebih dari 400 ribu haktar. Daerah lain dengan kebun sawit terbanyak adalah Seruyan dan Kotawaringin Barat.(AGN)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here