Home Wisata dan Kuliner Tujuh Wisata Unggulan di Sukamara

Tujuh Wisata Unggulan di Sukamara

83
0
SHARE

    Sukamara- Jika anda berkunjung ke Bumi Gawi Barinjam, sebutan khusus untuk Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, bisa menikmati keindahan alam yang memang dijadikan andalan untuk sektor pariwisata.

    Memiliki sektor pariwisata unggulan yang potensial, tentunya untuk dikembangkan sebagai sektor ekonomi kreatif. Sukamara layak jadi dipromosikan di sektor pariwisata daerah Kalimantan Tengah. Bumi Gawi Barinjam menyimpan banyak pesona keindahan alam. Berbagai objek ekowisata yang memanjakan pengunjungnya dengan pemandangan memukau.

    Berikut 7 (tujuh) destinasi unggulan wisata Sukamara:

    1. Kampung Wisata Sungai Tabuk.

    Jika kita sering menikmati pemandangan khas pantai yang bernuansa eksotik, kawasan pesisir ini tak kalah menarik dan masih lestari, baik perkampungan khas nelayan. Di sini para pengunjung akan menikmati panorama alam yang sangat indah menyaksikan pemandangan saat matahari terbenam (sunset) di sore hari maupun matahari terbit (sunrise) di pagi hari. Pantai Sungai Tabuk yang terletak di Kecamatan Panti Lunci juga menawarkan nikmatnya makanan laut seperti kerang, udang, kepiting dan beberapa masakan olahan ikan.

    2. Wisata Kota Tua

    Sukamara adalah kota tua yang berdiri sejak awal abad 18. Dan kawasan kota tua di Kelurahan Padang yang masih lestari sampai saat ini menawarkan pemukiman Kampung Air khas Suku Melayu. Kawasan tersebut berada di tepian Sungai Jelai yang menjadi saksi bisu kejayaan arus perdagangan masyarakat Borneo dengan kekayaan hasil alamnya di jaman dahulu seperti lada, karet, gaharu dan kayu ulin. Sukamara dijuluki kota permata dikenal sebagai penghasil kerajinan olahan batu permata kecubung yang memukau.

    Tamu yang datang ke Kota Permata tak lengkap rasanya, jika belum mencicipi penganan khas Sukamara yaitu Kerupuk Basah. Mungkin sekilas seseorang akan merasakan makanan ini rasanya seperti empek-empek Palembang, tapi sesuatu yang berbeda makanan dari tapioka bercampur ikan sungai ini terasa nyaman setelah direbus bisa langsung dimakan tanpa kuah, dan disajikan setelah digoreng dimakan bersama sambal. Begitupun yang tak kalah unik jajanan sehat dari singkong yaitu jelurai yang tampak seperti laksa. Sajian jajanan tradisional ini nikmatnya dimakan bersama santan dan gula merah. Para ahli kesehatan merekomendasikan makanan ini sehat dan mengenyangkan tentunya. Dan tentunya untuk oleh-oleh para tamu yaitu kerupuk amplang yang terasa gurih dibuat dari bahan baku ikan sungai atau ikan air laut.

    3. Wisata Adat Dayak

    Masyarakat adat Dayak di Kecamatan Permata Kecubung masih mempertahankan budaya dan tradisi mereka yang ramah lingkungan. Orang-orang Dayak melestarikan hutan adat mereka sebagai harta yang tak ternilai yang menyimpan kekayaan alam mulai dari hasil perkebunan karet, rotan, buah-buahan lokal, umbi-umbian serta obat-obatan tradisional. Mereka yakin merawat hutan alam akan menjaga melestarikan kelangsungan hidup mereka.

    Di dalam perkampungan yang masih akan falsafah adat ini seringkali dilakukan upacara yang untuk penerimaan tamu yaitu, bagondang. Di sini juga masyarakat membuat peralatan yang sering digunakan, seperti menganyam tikar, menganyam tengkalang/ (tempat ikan dari rotan). Masyarakat pada umumnya bertani dan berburu, sehingga kebudayaan menyipet/menyumpit masih menjadi permainan adat yang masih sering dimainkan.

    4. AgroWisata Bukit Patung

    Sebagai salah satu objek wisata yang menyajikan eksotisme alam berbukit-bukit dengan panorama alamnya yang sejuk dan alami. Satu obyek yang seringkali dikunjungi para wisatawan yaitu air terjum riam gemuruh. Di sekeliling kawasan terhampar perkebunan buah-buahan jeruk dan rambutan. Tak kalah menarik berada di puncak Bukit Patung, kita pun dapat melihat hamparan perkebunan sawit yang mendominasi wilayah ini. Pada salah satu sudut perkebunan para tamu dapat menikmati penangkaran rusa alam (Cervus timorensis) yang dipelihara secara liar di kawasan seluas 2 hektar. Uniknya rusa-rusa ini berasal dari rusa alam yang ditangkap masyarakat sekitar, untuk terus dipelihara ketika kawasan hutan yang menjadi habitat mereka menjadi punah.

    5. Wisata Susur Sungai

    Destinasi wisata susur sungai yang menantang akan membawa para tamu menyaksikan panorama hutan rawa dan hutan gambut yang masih lestari . Yang menarik disini para tamu dapat mengintip (birdwatching) kegiatan beraneka burung-burung lahan basah di sekitar ekosistem sungai. Keberadaan hutan menjadi penyangga kehidupan kawasan sekitarnya. Air mengalir tenang melewati tiap-tiap hamparan vegetasi membawa suasana damai, diiringi kicauan burung-burung menambah semarak hutan di tepian sungai. Jika sedang beruntung, wisatawan akan menjumpai sekelompok monyet bekantan (Nasalis larvatus), monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) berada di pinggiran mencari makan dan terkadang orangutan bergelayutan di tepian sungai (Pongo pygmaeus).

    6. Wisata Mancing

    Sungai Jelai menjadi salah satu destinasi utama para mancing mania yang tidak boleh terlewatkan. Potensi kekayaan ikan air tawar sungai ini menjadi salah satu berkah utama para nelayan. Wilayah lahan basah Sungai Naning terkenal dengan potensi ikannya yang berlimpah baik di musim kemarau maupun musim hujan. Tak heran setiap waktu banyak nelayan yang datang ke sungai ini.

    Mencari spot casting di Sungai Jelai tidaklah sulit. Hampir sepanjang sungai bisa dijadikan spot. Pemancing bisa melakukan casting langsung dari atas perahu. Hanya saja lebar anakan sungai yang cukup sempit sekitar 2 meteran, memperkecil area casting. Dengan sedikit area terbuka pemancing harus berhati-hati saat melempar karena masih banyak ranting-ranting kayu mati.

    Target casting pemancing biasanya jenis-jenis ikan air tawar endemis Kalimantan seperti ikan toman, haruan (gabus), kerandang, dan kelabau. Ikan kelabau menjadi favorit pemancing dengan cita rasa dagingnya yang gurih seperti ikan mas.

    7. Ekowisata Danau Burung

    Bagi yang mempunyai hobby pecinta burung salah satu destinasi yaitu danau burung. Kawasan danau burung merupakan sebuah kawasan lahan basah yang banyak didatangi berbagai jenis burung migran pada musim basah di bulan Februari-Apri untuk berkembang biak. Disinilah anda dapat menikmati (bird watching) yang dilindungi dalam Suaka Marga Satwa Lamandau. Danau Burung adalah surga burung-burung migran yang singgah pada musim tertentu. Jenis burung-burung air seperti cangkak, kuntul, dan pecuk mudah dijumpai diwaktu iini untuk berkembangbiak.(AGN)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here