Home Lintas Kalteng Pengusaha Jasa Konstruksi Minta Keberpihakan Pemerintah

Pengusaha Jasa Konstruksi Minta Keberpihakan Pemerintah

87
0
SHARE

    Kotawaringin Timur- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, diharapkan menunjukkan keberpihakannya dalam membina pengusaha jasa konstruksi lokal, khususnya yang kemampuan modalnya terbatas.

    “Seperti tahun 2017, banyak yang tidak dapat paket kegiatan. Kondisi sekarang makin berat, bahkan untuk operasional saja harus mengutang. Saya juga mengalami sendiri kondisi itu,” kata Sumarno, salah seorang pengusaha jasa konstruksi di Sampit, Sabtu.

    Saat ini makin banyak asosiasi dan pengusaha jasa konstruksi, padahal paket pekerjaan yang tersedia sangat terbatas karena umumnya berharap dari proyek pemerintah. Akibatnya, sering ada perusahaan yang sama sekali tidak mendapatkan proyek karena kalah bersaing.

    Selain banyaknya jumlah perusahaan yang bersaing, kondisi itu juga imbas dari kebijakan pemerintah daerah yang banyak menjalankan proyek multiyears atau tahun jamak sehingga harus melalui lelang, sedangkan proyek penunjukan langsung sangat sedikit.

    Masalah ini diharapkan menjadi perhatian pemerintah daerah. Pengusaha lokal membutuhkan keberpihakan, pembinaan dan perhatian pemerintah daerah agar bisa tetap bertahan, maju dan mandiri.

    “Beratnya kondisi ini membuat banyak perusahaan jasa konstruksi yang tidak mampu bertahan. Padahal jika setiap perusahaan mendapatkan satu paket pekerjaan saja setiap tahun, saya yakin setidaknya perusahaan akan mampu bertahan,” kata Sumarno.

    Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Kotawaringin Timur, H Aidin mengatakan, dulunya organisasi yang dipimpinnya tersebut beranggotakan hampir 200 perusahaan jasa konstruksi. Namun kini, sebagian besar telah gulung tikar sehingga tersisa hanya sekitar 80 perusahaan yang masih aktif.

    “Paket pekerjaan terbatas, sedangkan asosiasi dan perusahaan makin banyak. Sekarang sistem lelang terbuka. Tahun 2017 lalu paket penunjukan langsung makin sedikit. Kalau sistem “tembak”, maka tidak untung. Mudah-mudahan ada perhatian pemerintah terhadap pengusaha kecil,” kata Aidin.

    Pengusaha yang segera mengakhiri masa tugas sebagai ketua Gapensi ini mengatakan, kualitas perusahaan jasa konstruksi lokal sudah bagus. Hanya saja, sebagian masih dihadapkan pada kendala keterbatasan modal. Untuk itulah pemerintah diminta memberi peluang dan kepercayaan kepada pengusaha lokal agar bisa tetap bertahan.

    Sementara itu, hari ini Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, akan memilih ketua baru periode 2018-2023. Pemilihan ketua dilakukan melalui Musyawah Cabang IX Gapensi Kotawaringin Timur untuk menggantikan ketua lama yakni H Aidin yang mengakhiri masa tugas pada Desember 2017 lalu.

    “Kalau pendaftarnya lebih dari satu maka akan dilakukan pemungutan suara. Setiap direktur perusahaan, memiliki hak memberikan suara,” kata Ketua Panitia Pelaksana Musyawah Cabang IX Gapensi Kotawaringin Timur, Muhammad Shaleh.

    Kegiatan juga diisi evaluasi program yang telah dijalankan serta penyusunan program kerja untuk lima tahun mendatang. Shaleh berharap, ketua Gapensi yang terpilih nantinya dapat mengayomi seluruh anggotanya. Apalagi saat ini persaingan jasa konstruksi semakin berat seiring bertambah banyaknya asosiasi dan pengusaha jasa konstruksi.

    “Gapensi bertekad menjadi motor pembangunan. Banyak masalah yang dihadapi organisasi jasa konstruksi dan itu harus dicarikan solusinya. Seperti tahun lalu, banyak rekanan yang tidak dapat paket kegiatan. Kami berharap ini menjadi perhatian semua pihak,” kata Shaleh.

    Ketua Gapensi Kotawaringin Timur H Aidin berharap, penggantinya nanti bisa membawa Gapensi lebih maju lagi. Menurutnya, ketua Gapensi harus memperjuangkan aspirasi dan kelangsungan anggotanya.

    Siapapun yang terpilih harus dihormati. Yang terpenting adalah prosesnya dilakukan sesuai aturan organisasi. Dia berharap anggota Gapensi selalu kompak dan solid.(AGN)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here